Selasa, Setelah hujan reda

Jalan panjang yang ku tuju tak juga sampai
diujung jalan perempuan itu menanti rindu
dalam hati bertanya pada siapa yang dinanti
ku hanya bisa terus berjalan pada yang kutuju

Nikmati hari tiada henti
bersama ramuan cinta yang kutunggu
hening kelam ku bertanya-tanya
benarkah jalan yang sedang kudaki
resah ketika hujan telah reda
takut hujan kembali turun lemahkan hati

Percakapan-percakapan lucu mewarnai perjalanan itu
hingga sampai pada satu titik semu
kutau akhirnya kau menunggu rindu pada helai daun berganti
sedangkan aku hanya ilalang yang malang dihamparan

Namun tatap matamu yang tajam terus menuntunku
membawaku dalam riak sendu, resah, kelabu
hingga akhirnya nafasmu bisa kurasakan
hingga akhirnya detak jantungmu begitu berdegup
bisa kurasakan betapa ini bukanlah kesalahan
karena ini adalah ungkapan hati yang resah
dalam hari-hari yang mendesah

Kamu dan aku bukan bersama dengannya
pada selasa setelah hujan reda

Ya Tuhan.... Hijau itu Biru menyala menggairahkan

Saat bertemu denganmu aku seperti melihat mawar putih kuncup di pagi hari, dengan senyum kuperlihatkan padamu pesona lucu dari balik hatiku yang kuredam sekian tahun hanya untuk menutup getir.


Aku menemukanmu dengan berbagai hal yang kuingin sejak dahulu, berapi-api melawan arus keluguan hari-hari yang pernah hilang di balik gunung ego

Ada begitu banyak yang ingin kuceritakan padamu, ya tuhann... gatal rasanya bibir ini ingin sekali kukeluarkan jurus cinta yang kupelajari dari pengalaman ketika bunga-bunga pernah mekar di hatiku

Ya tuhann... kapan aku bisa meredam rasa yang ini, terlalu berlebihan untuk kurasakan, untuk ku berikan semuanya hingga tiada tersisa,

Kutendang dunia yang buruk dari bayanganmu, hingga kulihat cahaya hijau berubah biru menyala seperti cahaya yang tumbuh dari bilik sunyi,.. begitu bulat dan padat hingga kujambak angkuhmu sampai-sampai terlupa bahwa kau begitu indah hanya untuk dibiarkan begitu saja.

Kemudian hari-hari itu berlalu seperti rentetan nomor yang kubuka dari balik kertas yang terlipat-lipat rapat, hanya ada senyum kecil memohon tersisa sejak hijau berubah biru menyala.

Ya tuhann... ini sangat menyentuh, geli terenyuh tiada kata-kata yang bis aku ungkapkan, hanya ada ingatan menempel di otakku menunggu di colek dewi cinta.

Sudah berapa lama, sudah berapa banyak hari yang berlalu

Aku hampir lupa sudah berapa lama kita pernah bersama, bahkan berapa lama hari-hariku terlewati begitu saja saat ini!, kadang aku suka mencari sesuatu yang aku tidak tahu apa yang hilang.


Mencari sesuatu yang sepertinya dulu pernah bisa aku peluk, sungguh aku tidak tahu sudah berapa kali aku mencarinya sampai-sampai aku lupa untuk pulang dan tidak tahu jalan pulang.

Ketika malam datang, ketika aku berbaring, selalu kupandangi handphone ku yang tidak lagi berdering darimu, tanpa sadar aku terlelap dan tidak bisa menghindari mimpi.

Masih ada sedikit cinta di hatiku yang kini bergeming, masih sesekali aku pandangi gambar wajahmu yang tersenyum tanpa rasa beban, terlalu sulit untuk aku lepaskan.

Mengapa kamu hadir hanya untuk bisa ku kenang, terlalu banyak isak tangis yang kurasakan pada dirimu dulu atas hidupmu yang tidak menentu.

Rasanya ingin aku angkat dirimu tinggi-tinggi seperti seorang malaikat yang menyelamatkan hidup gadis kecil dari kerapuhan

Aku tidak ingin melupakanmu, aku tidak ingin membencimu meski kamu membenciku, meski saat ini rasa sayang itu telah kehilangan tujuannya.

Aku tidak bisa membuangnya, mengapa..? aku tidak tahu mengapa, cinta ini begitu sangat sulit, aku tidak bisa berbuat baik lagi padamu, aku tidak tahu sudah berapa lama aku tidak bisa berbuat itu

Sekian lama berlalu kukira apa yang kau putuskan mungkin benar bagimu bahwa mungkin bila kamu tetap bersamaku, mungkin akhirnya kamu hanya akan menjadi setengah hidup!

Tidak ingin terlalu banyak

Di sekitar tepian tirai
pada pertengahan malam yang dingin
sambil berbaring
aku membaca kembali novel yang kutulis sendiri
terasa nyata, sampai-sampai terbawa mimpi

Kadang waktu berjalan sangat lambat
Dada terasa sesak diantara jam sibuk
Seperti sendiri dibalik hujan
Cukupkanlah aku dalam peluk hangatnya, karena..
Rasa sayang ini telah kehilangan tujuannya

Sekian hari bayanganmu kadang bermain di kepalaku
Jalan pintas yang pernah kita lakukan hadir dalam mimpi
Jalan menuju resah dan desah kenikmatan
Yang selalu di renggut oleh perasaan salah

Saya tidak ingin terlalu banyak meminta
saya hanya ingin tidur dari lelahnya cinta
sejenak lupakan kisah kita,

Selamat malam cintaku yang terkubur
Selamat tidur dalam dekapan kasur
Yang tidak lagi bisa kita bagi.

https://goo.gl/Ayph28

Sampai Jumpa Impian Terdalam ku

Sejak kita dilahirkan hingga saat ini
berapa banyak orang yang kita temui
orang yang kita ingat hingga sekarang
mungkin mereka semua telah hilang

jujur saja, hidup diantara orang-orang baru
bukanlah hal yang mudah bagiku
bahkan untuk bisa menjadi akrab
kamu salah satunya yang ku temui

seseorang yang terdiam di pojok dinding kesedihan
waktu itu ketika senja hampir malam
waktu itu ketika aku akhirnya tersasar di jalan pulang
ada kenangan yang tidak bisa kulupakan

Waktu yang tersisa mungkin hanya sedikit
bahkan loncengnya pun sudah berbunyi sejak lalu
aku melihat kau dalam bayangan dengan gaun putih itu
andai saja aku yang di sebelah mu dengan senyum bahagia

Terima kasih, meski kita tidak bersama
Terima kasih, aku telah banyak tertawa
dan seperti yang kita lihat, akhirnya kita hanya menjadi teman
ketika aku berbalik ke belakang, ada hari-hari yang mempesona
selamat menempuh hidup baru mantan di luar perjanjian
Selamat menjalani hari bahagiamu

Kalau bisa mengatakan dengan jujur, kau itu
Selalu lari dari kenyataan
Mengunci diri di dalam dunia mu sendiri
ketika masalah datang menghujanimu

tapi, aku suka ketika kamu masih berusaha untuk terus berdiri
meski dengan goyah kau di samping ku mengeluh
dan aku benci, saat kamu mulai ingin mati saja
karena aku tahu kamu itu kuat

Semua orang memiliki pandangannya sendiri
aku sendiri pun seperti itu, mengerti itu
Manusia itu masing-masing mempunyai cara hidup sendiri
Ya..., kau mengajarkannya padaku

Kereta mimpi mulai beranjak pergi
Sama sekali tidak ada penyesalan
Mata yang basah ini
akan sampai dengan senyuman

Jaga dirimu, walaupun aku jadi kesepian
Jaga dirimu, semua itu menjadi kenangan
Jika suatu hari nanti kita bertemu
Tatapan penuh senyum yang aku harapkan

Terima kasih, aku bersyukur kita bertemu
Terima kasih, teman sejati
sekali lagi dari hati, aku bisa mengatakan
Kata-kata yang bukan kata-kata kesedihan

Sampai jumpa impian terdalamku
Aku ingin melihat kau bahagia dengan keputusanmuSelamat ulang tahun,
Selamat menempuh hidup baru.

Aku pikir sudah hampir sampai, tapi tidak!

12/04/2016 - Beberapa bulan yang lalu aku berfikir bahwa perjalanan ini sudah hampir dekat dan segera sampai! tapi tidak.., tunggu dulu! setelah semua berlalu aku tersadar bahwa semua itu masih sangat jauh


Jika syarat menjadi bijaksana adalah harus meninggalkan keinginan yang kuat sekalipun dan menjadi tolol karena tetap pada pendirian keinginan itu, mungkin aku memilih tetap menjadi tolol.

Ada rasa sedih menghantui yang hadir tiba-tiba, memoles harapan yang mulai sirna, entah mengapa, hingga kini aku masih saja mengejar bayangannya seperti mengejar Matahari, tidak mengapa karena jauh disana ada gerbang kedewasaan yang terbuka tidak perlu ada sesal

Kau tahu?, Impian yang terlalu mudah itu tidak akan berarti apa-apa! hanya sekilas datang dan pergi begitu saja, mengambil jalan mustahil adalah alternatif menuju sukses dan ya... untungnya masih ada hal-hal baik disekitaranku yang bisa aku lihat dan aku ambil

Tidak tahu bagaimana jadinya jika tidak bisa melihat semua itu, sebuah keuntungan dari menjadi diri sendiri adalah akan selalu bisa melihat hal-hal baik disekitar kita meskipun sedang terpojok dalam kegelapan sekalipun

Bentuknya sederhana tapi begitu menggugah suasana jiwa, dan aku bertanya apa arti menjadi dewasa? mungkin jawabannya adalah 'menyerah pada satu hal, dan menemukan hal yang lebih berharga'

Tentu itu bukan berarti kita tinggalkan begitu saja, karena banyak juga orang-orang yang tidak pernah menyerah untuk mengambil jalan yang mustahil, berjuang terus sejak kanak-kanak

Kebanyakan orang biasanya menyerah pada tujuan mereka karena tujuan itu tidak bisa mereka penuhi akan tetapi mereka yang terus maju dalam menjalani kehidupan pada akhirnya menemukan hal yang bahkan lebih berharga, dan hidup untuk memenuhi tujuan itu. Atau paling tidak, itulah yang ada dalam pikirkan ku saat ini.

Bagiku tidak perlu banyak olah raga hanya untuk menyiapkan mental dan jiwa ini pada patah hati yang akan datang nanti, cukup nikmati saja semua hari yang berjalan meskipun terkadang tidak sesuai harapan, dan bukankah itu juga bisa dikatakan hidup.

Yuk.. kita buat hidup lebih berarti dan lebih hidup, bersama-sama melihat masa depan yang masih belum terlihat jelas, percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita dalam lembah kesesatan, percaya bahwa akan selalu ada hal baik dalam hal yang sulit.

Karena suatu hari aku pasti meraihnya, meskupin jalannya masih panjang jadi tidak akan pernah menyerah karena itu adalah hal paling mudah didunia ini bahkan semua orang bisa melakukannya!

Selamat hari Minggu!!